Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Dari Kemendikbudristek mastiokdr.com

Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Dari Kemendikbudristek

  • 5.107
  • PPDB
  • 3 Mei 2023

www.mastiokdr.com | Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM)

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
Halo Sobat, berjumpa lagi ya di Channel yang sama, dalam kesempatan kali ini admin akan berbagi informasi terbaru terkait dengan Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM).

Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam hal pemerataan kualitas pendidikan khususnya bagi anak-anak Papua dan Papua Barat terbaik serta daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) lainnya. Mereka disiapkan agar memiliki kemampuan belajar yang setara dengan sebagian besar anak-anak di pulau Jawa dan Bali.

Tujuan digelarnya program ADEM tersebut adalah memberi peluang kepada murid-murid di daerah 3T untuk menempuh pendidikan menengah yang berkualitas. Melalui program ADEM, diharapkan terjadi percepatan pembangunan sumber daya manusia di wilayah 3T. Selain itu, program ADEM juga diharapkan mempercepat akulturasi keragaman budaya.

Menjelang tahun ajaran 2023/2024, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Penyelenggara Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2023 dengan peserta dinas pendidikan dan kepala-kepala sekolah penerima peserta ADEM yang pada kesempatan ini dihadiri langsung oleh Kepala SMK Negeri 3 Pekanbaru, Ibu Hj. Rita Johan, S.Pd., MM.

Bertempat di Hotel Mercure Tangerang BSD City, Jl. Edutown, Cbd.55 Kavling Lot II No.8, Kec. Pagedangan, Kab. Tangerang. Banten (Minggu-selasa, 12-14 Februari 2023), kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan peserta Bimtek meliputi kebijakan Program ADEM tahun 2023, serta kelanjutan murid penerima ADEM untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Program ADEM dan ADiK bagi Pendidikan di Papua

Apabila menyorot kembali di zaman perjuangan  pahlawan, maka dunia pendidikan tidak terlepas dari sebuah kisah perjuangan seorang Ki Hadjar Dewantara dan juga R.A Kartini. Seorang pahlawan yang memeperjuangkan kemerdekaan dalam hal pendidikan bagi seluruh Bangsa Indonesia. Penulis mengungkapkan bahwa berbagai ancaman dan tantangan tidak melemahkan tekad dari seorang pejuang kebebasan berpikir dan berpendapat di bidang pendidikan.

Hingga saat ini sudah banyak peraturan yang mewajibkan masyarakat Indonesia untuk bisa menduduki bangku sekolah minimal 12 tahun. Penulis mengatakan pendidikan di Indonesia saat ini belum lah mencapai titik maksimal, karena masih saja terdapat daerah yang biasa dikenal dengan 3T (terdepan, tertinggal, terluar). Jika hanya melihat keadaan pendidikan di Pulau Jawa dan Bali saja memang sudah dinilai mencapai target karena sudah banyak masyarakat yang memahami betapa pentingnya dunia pendidikan untuk ke depannya.

Mengulas kembali dengan suatu kalimat 3T tidak lah terlepas dari pemikiran kita yaitu sebuah pulau dimana terdapat kekayaan alam yang begitu melimpah dan juga kondisi geografisnya yang begitu menawan, ya memang benar, namanya Papua. Sebuah provinsi yang terdapat di ujung timur dari Indonesia. Untuk meningkatkan pendidikan di Papua, pemerintah mengeluarkan program ADEM dan ADiK.

Mengenal ADEM dan ADiK

            Sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat (1) berbunyi bahwa “setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”. Penulis mengungkapkan bahwa pendidikan telah dilakukan secara merata baik untuk daerah Papua, Papua Barat maupun daerah yang menyandang gelar sebagai daerah 3T. Sehingga sudah semestinya setiap warga negara merasakan pendidikan yang ada di negeri ini.

Pemerintah pun mengeluarkan beberapa usulan untuk memberikan solusi yang baik dalam hal pendidikan khususnya di daerah Papua. Usulan yang telah dijadikan sebagai sebuah program ada yang dikenal dengan ‘ADEM’ yaitu program Afirmasi Pendidikan Menengah dan juga terdapat bentuk program pemerintahan yang lain yang biasa dikenal dengan sebutan ‘ADiK’ yaitu program Afirmasi Pendidikan Tinggi. Dalam program ADiK ini terdapat tiga kategori antara lain: ADiK 3T, ADiK Papua dan Papua Barat, ADiK ADEM dan TKI.

Masih banyak yang belum mengetahui program pendidikan ini secara baik dan dijelaskan secara jelas oleh pemerintah. Namun, program yang dicanangkan oleh pemerintah kali ini mendapatkan apresiasi dan respon yang sangat baik di kalangan masyarakat di Tanah Papua, bahkan mendapat dukungan penuh dari masyarakat Indonesia. Penulis mengatakan program pendidikan ADEM dan ADiK merupakan suatu terobosan terbaru untuk memecahkan permasalahan terkait persebaran kualitas pendidikan di Indonesia.

Penulis mencari tahu bahwa program ADEM merupakan sebuah program yang diluncurkan oleh pemerintah bagi masyarakat Papua dalam hal pendidikan. Program ini lebih ditunjukan kepada siswa yang sedang menempuh jenjang sekolah menengah, seperti SMA. Para siswa yang pada saat di SMA mendapatkan urutan peringkat dari 1-10 akan dicalonkan menjadi peraih beasiswa ADEM ini. Penulis pun menjelaskan pada salah satu wawancaranya dengan siswa Papua peraih beasiswa ADEM ini, bahwa mereka melakukan seleksi yang sangat ketat dan saling bersaing antar sesama siswa di daerah Tanah Papua tersebut.

Adapun untuk program ADiK, para siswa yang mendapatkan program beasiswa tersebut akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu, perguruan tinggi. Penulis mengungkapkan bahwa program ADiK biasa dilanjutkan oleh siswa yang telah mendapatkan beasiswa ADEM semasa sekolah menengahnya. Karena sudah berada di daerah rantau tempat persebaran siswa-siswa dari Papua, banyak dari mereka lebih memilih melanjutkan pendidikan tinggi dengan bersaing kembali untuk mendapatkan beasiswa ADiK.

Penulis menyatakan bahwa setiap program-program tersebut diberikan kepada siswa-siswi terbaik harapan bangsa yang lahir di tanah timur di Indonesia, yaitu Papua. Banyak siswa dari program beasiswa ini yang sudah mulai lulus, hal ini menunjukan bahwa pemerataan pendidikan di Indonesia sedang diusahakan dengan baik oleh pemerintah kita. Untuk program ADEM mereka biasanya yang berasal dari Papua dan juga Papua Barat dipindahkan ke Pulau Jawa dan Bali untuk bisa menuntut ilmu di pulau seberang.

 

Artikel terkait lainnya :
Artikel terkait lainnya :

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?



Jasa Pembuatan Website dan Aplikasi Sekolah :
Kontak Kami Cek Produk
Untuk Informasi Terbaru Silahkan Ikuti Di Media Sosial Kami :

1. Gabung di Grop Whatsapp : Klik Disini

2. Gabung di Grop Telegram : Klik Disini

3. Gabung di Youtube : Klik Disini


Informasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 :

1. Gabung di Grop Whatsapp : Klik Disini

2. Gabung di Grop Telegram : : Klik Disini

3. Informasi Terbaru/Update : Klik Disini

4. Panduan & Tutorial : Klik Disini


Aplikasi Cetak Kartu Pendidikan :

1. Kartu NISN Dengan Foto : Klik Disini

2. Kartu NISN TANPA Foto : Klik Disini

3. Kartu NISN Kemenag (MI, MTS, MA, & MAK) : Klik Disini

4. Kartu NUPTK : Klik Disini

5. Kartu NRG/Sertifikasi Guru : Klik Disini


Aplikasi Sekolah :

1. Praktik Kerja Lapangan (PKL) "Juantika" : Klik Disini

2. Sistem Management Persuratan (Simantan) : Klik Disini



Artikel Terbaru



Terpopuler Bulan ini



Kategori Artikel


PPDB
167 Artikel  Ini
Aparatur Sipil Negara (ASN)
633 Artikel
SISTEM PENERIMAAN MURID BARU (SPMB)
156 Artikel
Sertifikasi Guru
146 Artikel
KIP-PIP
145 Artikel
Dapodikdasmen
139 Artikel
Pendidikan Profesi Guru (PPG)
110 Artikel
Juknis & Panduan
77 Artikel
Lihat Semua Kategori